Rabu, Maret 05, 2008

Bab 9 Bagian 2

==================================================
Atas Saran Jia Xu, Li Jue menyerang ibukota
==================================================

Rasa Haus darah tiba2x terbangkitkan, Lu Bu memerintahkan untuk melakukan pembantaian yang lain, "Li Ru adalah orang yang paling bertanggung jawab atas banyak dosa2x dong zhuo ! siapa yang akan pergi dan membunuhnya ?"

Li Su menjadi relawan untuk pergi mencari. Tetapi tak disangkat seorang pelayan dikediaman Li Ru telah mengikatnya dan mengantarkannya. Wang Yun memerintahkan agar Li Ri segera di eksekusi di pasar.

Kepala Dong Zhuo dipamerkan pada publik dan diarak keliling kota, saat itu adalah adalah thn ke 2 kaisar Xian memerintah (thn 192 M). Dia sangat gendut, dan pengawal dapat membuat obor dengan menancapkan kayu yang dibalut dengan kain kering kedalam tubuh dong zhuo. Tubuh Dong Zhuo dibiarkan di jalanan dan banyak orang menginjak-nginjak dan merusak tubuh dong zhuo.

Wang Yun memerintahkan 50.000 pasukan dipimpin oleh Lu Bu, Huanfu Song dan Li Su untuk menghancurkan meiwo. Mendengar kabar kematian tuannya Li Jue, Guo Si, Fan Chou dan Zhang Ji melarikan diri kebarat pada malam hari dengan pasukkanya ke daerah Liang Zhou.

Ketika tiba di meiwo, tindakan Lu Bu pertama adalah mengambil Diao Chan. Lalu dia membunuh semua anggota keluarga Dong, tidak menyisakan satu orangpun, tidak juga dengan ibu dari dong zhuo yang telah berusia 90 thn.

Kepala saudara2x dong zhuo seperti Dong Min dan Dong Huan di pamerkan pada publik. Di Meiwo banyak gadis dari keluarga baik2x disembunyikan, mereka semua akhirnya dibebaskan. Semua harta disita. Kekayaanya sangat banyak, beberpa ratus ribu ons emas, jutaan koin perak. ratusan ribu mutiara, gulungan sutra setinggi pagoda 7 tingkat, perhiasan, permata, bulu binatang dan bahan pangan yang semuanya dapat mencukupi kebutuhan negara selama 10 thn.

Ketika mereka kembali untuk melaporkan kesuksesan mereka, wang yun langsung mengadakan perjamuan untuk para pasukan. Perjamuan pejabat juga dilaksanakan di gedung kementrian, semua pejabat dan menteri di undang. Mereka mabuk dan saling menyelamati satu sama lain. Ketika mereka sedang berpesta, dilaporkan seseorang sedang menagisi mayat dong zhuo yang ada di pasar.

"Dong zhuo telah dihukum mati " Kata wang Yun dengan marah, "Semua orang senang dia telah tidak ada dan sekarang ada satu orang yang manangisinya, siapakah dia ?"

Lalu Wang Yun memerintahkan untuk menangkap orang itu dan membawanya. Kemudian dia telah dibawa masuk dan mereka yang melihat dia terkejut karena dia adalah panesehat kekaisaran Cai Yong.

Wang Yun berkata kepada Cai Yong dengan marah, "Dong Zhuo telah dibunuh karena dia pemberontak dan seluruh negeri bergembira. Kenapa kau malah menangis ?"

Cai Yong mengakui kesalahannya, berkata, "Aku tidak memiliki kemampuan, tetapi aku tahu apa yang benar. Aku bukanlah orang yang mengikuti dong zhuo. Tetapi aku pernah merasakan kebaikan hati dong zhuo dan aku tidak dapat menahan diri untuk menangisinya. Aku tahu kesalahanku sangat besar, tetapi aku mohon padamu apapun alasannya. Jikau kau biarkan kepalaku dan hanya memotong kakiku, kau boleh menggunakanku untuk menulis sejarah megenai Han dimana aku dapat membayar kesalahanku."

Semua tergerak oleh kata2x cai yong, karena dia adalah orang yg berbakat dan mereka semua memohon agar cai yong tidak dihukum.

Penjaga kekaisaran, Ma Midi berkata, "Cai yong adalah seorang pelajar terkenal dan dia bisa menulis sejarah yang hebat dan sangat tidak disarankan untuk membunuhnya sebagai orang yang mengerti balas budi terhadap tuannya."

Wang Yun berkata,"Seabad yang lalu, Kaisra Wu mengampuni sima qian dan memperkerjakan dia untuk menulis sejarah. Hasilnya adalah banyak tulisan yang menyimpang yang telah diceritakan pada kita. Sekarang ini adalah masa kekacauan dan kita tidak bisa membiarkan orang seperti ini memegang kuas untuk membiarkannya mengkritik istana dan kaisar."

Seluruh bujukan dan permintaan agar tidak menghukum cai yong gagal dan ma midi akhirnya mundur.

Tetapi katanya kepada koleganya." Apakah Wang Yun adalah orang yang ceroboh ? Orang2x berbakat adalah tulang punggung negara dan hukum adalah senjata dari tindakan. untuk menghancurkan tulang punggung dan mengabaikan hukum sama dengan artinya mempercepat kehancuran."

Wang Yun lalu memerintahakan Cai Yong dibawa ke penjara dan mereka menjerat lehernya disana dengan menggunakan tali. Orang2x yang ada di perjamuan itu menangisi cai yong karena mereka melihat bahwa hukuman mati bagi tindakannya adalah suatu hal yang berlebihan.

Li Jue, Guo Si, Fan Chou dan Zhang Ji yang dong zhuo perintahkan untuk menjaga meiwo telah pergi setelah tuan mereka terbunuh dan mereka menuju kedaerah barat tepatnya ke shanxi dia liang zhou. Lalu mereka mengirimkan surat untuk meminta amnesti. Tetapi Wang Yun menolaknya.

"Keempat orang itu adalah instrumen utama dari agresi dong zhuo. Sekarang walaupun amnseti bagi umum telah diumumkan, tetapi orang2x ini tidak termasuk didalamnya." kata wang yun.

Utusan itu kembali dan mengabarkan kepada 4 orang itu bahwa permohonan mereka ditolak.

Lalu penasehat mereka Jia Xu berkata, "Jika kita membuang senjata kita dan lari, maka kita akan jatuh kedalam tangan kepada daerah yg ingin berbuat jasa dengan menangkap kita. Lebih baik kita mengumpulkan kekuatan di shanxi ini dan kita menyerang ibukota dengan begitu kita dapat membalaskan dendam dong zhuo. Kalau kita berhasil kita dapat mengontrol kerajaan. Dan masih cukup waktu bagi kita untuk lari apabila kita gagal."

Rencana ini disetujui, lalu mereka menyebarkan kabar bahwa Wang Yun akan melakukan pembantaian di daerah itu.

Karena itu seluruh penduduk didaerah itu ketakutan, ke 4 jendral yang melihat hal ini lalu memanas-manasi keadaan, "Karena tidak ada untungnya untuk menunggu dan mati, mengapa tidak bergabung dengan kami dan melawan."

Lalu mereka berhasil mengumpulkan orang untuk mengikuti mereka, prajurit yang terkumpul berjumlah 100.000 prajurit. Mereka dibagi dalam 4 bagian dan mereka mengerahkan pasukan mereka untuk menyerang ibu kota chang an.

Dalam perjalanan mereka bertemu dengan Niu Fu, komandan kekaisaran yang juga merupakan menantu dari Dong Zhuo. Niu Fu bersama pasukannya bergerak dari Xiliang. Niu Fu bersama 5000 pasukannya juga sedang bergerak ke Ibu Kota untuk membalaskan dendam mertuanya.

Berita mengenai pasukan dari Liang Zhou ini terdegar oleh wang yun dan dia segera memanggil Lu Bu untuk berkonsultasi.

"Mereka hanyalah Tikus2x !!!" Kata Lu Bu, "Jgn khawatirkan berapa jumlah mereka, semuanya akan ku lawan."

Lu Bu dan Li Su berangkat untuk melawan mereka, Pasukan Lu Bu 50.000 orang yg diambil dari pasukan utama penjaga kekaisaran, sedangkan Li Su membawa 20.000 tentara harimau kekaisaran. Dalam perjalannya Pasukan Niu Fu adalah yang pertama ditemui, mereka bertempur. Niu Fu yang kalah jumlah akhirnya mundur. Tetapi tanpa disangka, niu fu kembali pada malam hari dan menyerang tiba2x. Li Su yang tidak siap berhasil dipukul mundur sejauh 10 km dan banyak pasukannya yang terbunuh.

Li Su melaporkan kekalahan ini dan Lu Bu yang marah padanya berkata, "Kau telah menodai reputasiku sebagai seorang panglima dan menghancurkan semangat tempur pasukan kita !!!"

dan Lu Bu memerintahkan menghukum mati Li Su lalu memajang kepalanya didepan gerbang kemah.

keesokan harinya, Lu Bu memimpin pasukannya sendiri dan melawan Niu FU. Dia berhasil membuat Niu Fu kewalahan dan memukul mundur pasukan niu fu. Malam itu Niu Fu memanggil orang yang paling dia percaya, Hu Chier untuk dimintai nasehatnya.

Hu Chier berkata, "Lu Bu terlalu kuat bagi kita, tidak mungkin bagi kita untuk mengalahkannya. Jalan terbaik bagi kita adalah meninggalkan ke 4 jendral ini, mengambil barang2x berharga mereka dan kita pergi diam2x."

Rencana Hu Chier disetujui dan kedua orang itu dengan 6 orang lainnya berkemas dan diam2x keluar dari kemah. Mereka melewati sungai dan ketika sedang menyebaran, Hu Chier yg tergoda dengan harta akhirnya membunuh Niu Fu dan menyerahkan kepalanya kepada Lu bu. Lu Bu yg menyelidiki masalah ini dan ketika seorang pengikut niu fu menceritakan kejadian sebenarnya pada Lu Bu maka dia langsung menghukum mati Hu Chier juga.

Lalu Lu Bu esoknya memajukan pasukannya mendekati posisi pemberontak dan dia bertempur dengan pasukan Li Jue. Tanpa memberi waktu untuk mengatur formasi bagi Li Jue, Lu Bu langsung menyerang Li Jue degan 5000 pasukan kuda kekaisaran yang berbaju zirah. Lu Bu membantai pasukan Li Jue tanpa dapat dihalangi. Li Jue yang tidak dapat bertahan akhirnya mundur sampai keatas bukit dan disana dia memanggil semua pengikutnya dan jendral lainnya.

Li Jue berkata, " Lu Bu walaupun berani tetapi dia tidak menggunakan strategi, sehingga tidak terlalu menakutkan. Aku akan memimpin pasukan menunggu didepan, Setiap hari aku akan melakukan penyerangan dan ketika dia datang mengejarku, jendral guo si dapat menyerang bagian belakang pasukan lu bu, sama seperti ketia peng yue mengalahkan pasukan negeri chu. Ketika aku menjalankan taktik ini, jendral Fan Chou dan Zhang Ji akan mengarahkan pasukannya ke Chang An. Penyerangan ini akan dapat menghabisi Wang Yun dan LU Bu."

Mereka mempersiapkan posisi pasukan mereka untuk menjalankan rencana ini. Segera setelah Lu Bu mencapai kaki bukit, Pasukan Li Jue maju menyerang pasukan lu bu. Lu Bu yang marah langsung bergerak maju. Pasukan Li Jue mundur ke atas bukit dan kemudian memanah dan melempar batu kepada pasukan Lu bu, pasukan LU Bu terhambat. Pada saat itu dilaporkan bawah pasukan belakang sedang diserang oleh jendral Guo Si. Segera Lu Bu pergi kebelekang untuk melawan guo si. Tetapi sebelum Lu Bu sampai disana Guo Si telah mundur dan dia mendengar pasukan Li Jue menyerang lagi dari depan, Lu Bu segera berbalik dan sebelum sampai pasukan Li Jue lagi2x mundur dan dari belakang Guo Si menyerang kembali.

Lu Bu berhasil diperdaya dan hal ini membuatnya marah sekali. Taktik yang sama berlangsung berhari-hari. Dia tidak dapat menyerang ataupun lari dari mereka. Pasukannya tidak mendapatkan istirahat.

Dalam kekacauan ini, utusan tiba dan melaporkan, "Ibu kota dalam keadaan bahaya dari penyerangan jendral Fan Chou dan Zhang Ji !"

Lu bu langsung memerintahkan pasukannya untuk berangkat ke Ibu Kota, pasukan Lu Bu yang kacau segera dikejar Li Jue dan Guo Si dan banyak pasukan Lu Bu yang mati.

Dia akhirnya berhasil sampai di Chang An dan menemukan bahwa pasukan tentara pemberontak sangat banyak dan telah berhasil mengepung kota. Serangan Lu Bu tidak memberi banyak arti kepada penyerang dan dia mulai kehilangan kesabarannya dan karena itu banyak prajuritnya yang lari ke pihak musuh. Akibat hal ini dia sangat sedih dan kesal.

Sisa2x pendukung Dong zhuo didalam kota dipimpin oleh Li Meng dan Wang Fang memberikan bantuan bagi para penyerang dan beberapa hari kemudian mereka diam2x membuka pintu gerbang kota dan para pengepung pun memasuki kota. Lu Bu langsung menaiki kudanya dan melakukan perlawanan, tetapi kewalahan karena tentara musuh sangat banyak. Dia berencana pergi ketempat wang yun tetapi dihadang oleh pasukan berkuda tentara pemberontak yang berjumlah ratusan kuda, Lu Bu menerjang maju dan membantai pasukan itu, lebih dari 300 tewas dan terluka. Pasukan lainnya yang melihat tidak berani menahan laju Lu Bu. Lu Bu menuju gerbang "KUNCI HITAM" dan memanggil Wang Yun.

"Keadaan sedang gawat sekarang, naiklah kudaku dan aku akan membawamu ketempat yang aman !"

Wang Yun menjawab, "Jika aku diberkati dengan roh para leluhur dinasti han, aku akan berhasil merestorasi kedamaian yang selalu aku idamkan. Tetapi jika tidak, aku akan menyerahkan diriku sebagai pengorbanan kepada negara. Aku tidak akan lari dari bahaya. Sampaikan terima kasihku kepada para pejabat dan mereka yang telah mendukungku dan mintalah agar mereka selalu mengingat negeri ini !"

Lu Bu membujuk Wang Yun, lagi dan lagi, tetapi wang yun tidak mau pergi. Segera api mulai berkobar diberbagai sisi kota dan Lu Bu harus pergi, meninggalkan keluarganya dia pergi mencari perlindungan kepada Yuan Shu.

Li Jue, Guo Si dan pengikutnya menjarah dan membunuh. Banyak pejabat tinggi yang tewas. Mentri Chong Fu, Lu Kui dan Zhou Huan. Komandan pasukan kekaisaran Cui Lie dan Wang Qin tewas dalam pertempuran.

Pemberontak akhirnya berhasil menerobos istana, para menteri dan pejabat meminta kaisar segera pergi ke gerbang "KEDAMAINAN ABADI" untuk menenangkan pemberontakan.

Melihat payung kuning, Li Jue dan Fan Chao menghentikan pasukan mereka dan mereka bersujud dan memberi hormat, "Semoga baginda yang mulia panjang umur dan sehat selalu !"

Kaisar berdiri diatas menara dan berkata, "Hai panglima, apa maksumu kau memasuki ibukota dan membuat kekacauan dan juga datang tanpa dipanggil ?"

Kedua pemimpin itu bertukar pandang dan berkata ,"Dong Zhuo perdana menterimu telah dibunuh oleh wang yun dan kami disini ingin membalaskan kematiannya. Kami bukan pemberontak. Kami hanya menginginkan Wang Yun dan kami akan menarik mundur pasukan kami."

Wang Yun berada diantara para pejabat yang berdiri disamping kaisar.

Mendengar permintaan ini wang yun berkata,"Rencana itu dibuat demi kepentingan kekaisaran.Yang mulia tidak perlu sedih kehilangan diriku karena aku telah membawa bencana ini. Aku akan turun menemui pemberontak itu !"

Kaisar menjadi sedih dan mencoba menahan tetapi menteri yang setia itu turun kebawah dan berteriak, "Wang Yun disini !"

Kedua jendral tadi langsung mengeluarkan pedangnya dan berkata, "Untuk kesalahan apa tuan kami kau bunuh ?"

"Kejahatannya telah memenuhi langit dan menutupi bumi. Tidak ada lidah yang dapat menyebutkannya. Hari ketika dia mati adalah hari yang paling gembira diseluruh kota seperti yg kalian juga tahu" kata wang yun.

"Dan jika dia memang bersalah, kenapa kami tidak mendapatkan pengampunan ?" Kata jendral2x itu.

"Pemberontak mengapa kau masih banyak bicara ? aku telah siap untuk mati."

Wang yun memejamkan matanya.

Dan Wang Yun pun dibunuh dibawah kaki tembok istana.

Setelah selesai membunuh menteri yang setia itu, mereka juga membunuh seluruh keluarganya sampai tidak ada yang tersisa. semua orang bersedih melihat hal ini.

Lalu berkatalah para penjahat itu satu dan yang lainnya, "Telah sampai sejauh ini, apakah yang lebih baik daripada untuk "menguasai" kaisar ?"

Tidak ada komentar: